SAMPANG, JATIMUPDATE.COM — IKADA (Ikatan Alumni Pondok Pesantren Darul-Ulum Az-Zaini Desa Bunten-Barat) menggelar kegiatan rutin Ratib Al-Haddad, yasin, Sholawat dan kajian Tafsir Jalalain di kediaman Ketua Umum IKADA, Ust.Jalah di Dusun Tengah, Desa Bunten-Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang (07/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para alumni Pondok Pesantren Darul-Ulum Az-Zaini dan jamaah. Selain menjadi sarana memperdalam ilmu keagamaan, pengajian rutin ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antaralumni serta masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Fauzi Zaini Muslim, Pengasuh Pondok Pesantren Darul-Ulum Az-Zaini, Desa Bunten-Barat Ketapang,sampang, menyampaikan kajian Tafsir Jalalain. Kitab tersebut merupakan karya ulama besar, yakni IMAM JALALUDDIN AS-SUYUTHI.
Dalam kajiannya, KH. Fauzi Zaini Muslim membahas sifat-sifat orang munafik serta pentingnya menjaga keimanan dan kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan bahwa orang munafik ketika bertemu dengan orang-orang beriman akan mengaku sebagai orang beriman, padahal pengakuan tersebut tidak sesuai dengan keadaan hatinya.
“Orang munafik ketika bertemu dengan orang yang beriman, dia mengaku iman, padahal dia tidak iman,” ujar KH. Fauzi Zaini Muslim dalam kajiannya.
Menurutnya, orang yang memiliki sifat munafik tidak akan mendapatkan petunjuk dari Allah SWT. Kemunafikan juga dapat menyebabkan seseorang tersesat dari jalan Allah dan semakin jauh dari petunjuk-Nya.
KH. Fauzi Zaini Muslim juga menyampaikan bahwa orang-orang munafik tidak akan memperoleh keuntungan dalam kehidupannya.
“Orang-orang munafik tidak akan mendapatkan keuntungan, dia merugi dan tidak mendapatkan petunjuk dalam setiap langkah kehidupannya,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa kajian tersebut hendaknya menjadi bahan introspeksi bagi setiap Muslim agar tidak memiliki sifat-sifat kemunafikan. Keimanan, menurutnya, harus tercermin dalam perkataan, keyakinan, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kajian berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Para peserta menyimak penjelasan kitab yang disampaikan langsung oleh KH. Fauzi Zaini Muslim.
Kegiatan rutin IKADA tersebut diharapkan terus menjadi wadah bagi para alumni untuk memperdalam ilmu agama, menjaga tradisi pengajian kitab, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat silaturahmi antaralumni dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, IKADA juga berupaya menjaga tradisi keilmuan pesantren agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat Desa Bunten-Barat dan sekitarnya.
