Kriminalitas

Usai Meracik Bondet di Atas Laut, Husen Dibekuk

[redaksi: [email protected]] | Selasa, 01 April 2014 - 18:46:22 WIB

Pasuruan - Husen Zakaria (35), warga Sukorejo penyuplai bahan peledak (handak) untuk bom ikan (bondet) dibekuk petugas Polres Pasuruan Kota. Husen dibekuk usai turun dari atas perahu yang biasa digunakan untuk meracik handak.

"Dia meracik dia atas perahu di tengah laut. Kami amankan tadi pagi," kata Wakil Kapolres Pasuruan Kota, Moch Fadil di Mapolres, Selasa (1/4/2014).

Usai membekuk Husen di pantai Ngemplakrejo, petugas juga menggeledah gudang miliknya di Jalan RE Laksamana Martadinata RT 3/RW 8 Kelurahan Ngemplakrejo Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan. Dari gudang tersebut diamankan sebanyak 47,5 kg handak siap jual.

Fadil menyatakan penangkapan Husen berdasarkan penyelidikan yang sudah lama dilakukan. Penyelidikan dilakukan sebagai upaya preventif menciptakan situasi kondusif menjelang Pemilu. Pihaknya saat ini masih mengembangkan kasus ini dan menetapkan Ismail, penjual bahan-bahan peledak sebagai DPO.

"Ini akan terus dikembangkan. Handak yang kami amankan termasuk low explosive," jelas Fadil.

Husen diketahui hanya membuat bubuk bahan peledak setengah jadi untuk bondet. Menurut Ia merupakan pemain lama dalam bisnis bondet dan pernah menjalani hukuman 9 tahun penjara pada 2012 silam atas kasus serupa.

"Bubuk ini tinggal dimasukkan ke bungkus bondet," urai Fadil.

Barang bukti yang diamankan dari Husen terdiri dari 2 bak warna biru masing masing berisi serbuk hitam seberat 24 kg, 1 keranjang bambu berisi 29 plastik total seberat 14,5 kg, belerang 3 kg, potasium 3 kg, bubuk arang 1 kg, bubuk silver 1 kg serta timbangan elektrik dan alat-alat lainnya.

Husen sendiri mengaku mendapatkan handak tersebut dari seorang bernama Ismail, yang kini tengah dalam pengejaran. Barang bukti yang diamankan menurut dia bisa dipakai untuk membuat 1.500 bondet.

Sementara untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, puluhan handak yang diamankan langsung dimusnahkan oleh Tim Gegana.

"Husen dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Maksimal hukumannya 20 tahun penjara," kata Kasat Reskrim AKP Bambang Sugeng. (M Arifin/JU03)










Komentar Via Website : 108
Gold G Sea Cucumber Jelly
23 Maret 2015 - 13:48:55 WIB
membentuk pribadi yang unggul http://goo.gl/9RLBq0
Khasiat Ace Maxs
24 Maret 2015 - 11:17:49 WIB
lalalalalala yeyeyeye http://goo.gl/DUxRbl
alami
24 Maret 2015 - 12:10:39 WIB
artikel di website bapak keren semuanya .
penyembuhan kanker payudara secara alami http://goo.gl/8skSjd
Penyakit Sipilis
25 Maret 2015 - 13:19:08 WIB
hadapi masalah dengan GAGAH PERKASA dan TAHAN LAMA http://obatsipilisampuh.web.id/
Obat Pelangsing
26 Maret 2015 - 14:49:25 WIB
hadapi masalah dengan GAGAH PERKASA dan TAHAN LAMA http://goo.gl/JBRSvV
ciri-ciri bronkitis dan pengobatannya
30 Maret 2015 - 11:01:10 WIB
informasi nya bermanfaat gan,di tunggu info yg lainya thanks.
ciri-ciri bronkitis dan pengobatannya http://goo.gl/L73GtM
Obat Kuat Sex
30 Maret 2015 - 22:19:31 WIB
Obat Penyakit Asma
31 Maret 2015 - 14:50:38 WIB
pengobatan hipertiroid secara alami
31 Maret 2015 - 15:56:44 WIB
selamat sore, seneng banget udah membaca artikel agan ...
pengobatan hipertiroid secara alami http://goo.gl/aQfjGX
AwalKembali 123... 11 Lanjut Akhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)